Tips Investasi: Alasan untuk meninjau kembali Portofolio Investasi Anda
9:44 PM
Tujuan
dari meninjau kembali portofolio investasi
adalah untuk memastikan bahwa kebutuhan dan tujuan investasi yang kita
inginkan dapat tercapai.
Bila
anda masih ragu untuk meninjau kembali portofolio investasi, berikut adalah 5
alasan yang perlu anda pertimbangkan
mengenai pentingnya meninjau kembali portfolio investasi, yang kami sadur dari
Fidelity.com.
5
alasan untuk meninjau kembali portofolio investasi, yaitu:
1. Perubahan Tujuan Investasi
Tentu di awal tahun anda telah menyusun
berbagai tujuan investasi yang disesuaikan dengan kebutuhan. Seiring berjalannya
waktu, kondisi saat ini bisa jadi berbeda dibandingkan awal tahun. Contohnya, Anda telah memiliki tujuan investasi
untuk membeli rumah atau pendidikan anak-anak.
Masihkah sama nilai investasi yang anda
butuhkan. Anda bisa menanyakan kembali harga rumah saat ini dan biaya pendidikan
anak disekolah yang diharapkan, apakah ada perubahan nilai? Apakah nilai investasi
yang anda dapatkan masih dapat mengakomodirnya?
Periksalah portfolio investasi anda. Bila
anda menginvestasikan di reksadana, lihatlah strategi manajer investasi, masihkah
sesuai dengan kebutuhan anda. Bila tidak sesuai, saatnya anda melakukan perubahan
terhadap komposisi portfolio anda.
2. Perubahan biaya-biaya
Walaupun terkadang biaya – biaya yang
timbul di portofolio investasi ini dianggap kecil, seperti biaya jual, beli,
pajak, administrasi, dll. Namun, anda tetap harus mengetahui sistematika
pemotongan biaya, terutama bila anda termasuk investor aktif yang sering melakukan
transaksi beli, jual ataupun pengalihan (switching). Dengan mengetahui sistematika
pemotongan ini anda tetap dapat
meminimalisasikan biaya yang timbul dan mendapatkan hasil optimal.
3. Perubahan rencana investasi properti
Tidak dapat dipungkiri, khususnya di
Indonesia, hampir sebagian besar masyarakat menuliskan properti sebagai tujuan
investasi. Bila anda memiliki tujuan investasi di properti, anda harus
mempertimbangkan perubahan kondisi diri anda.
Perubahan seperti pernikahan, perceraian, kelahiran dan meninggal adalah
4 kejadian besar yang akan mempengaruhi rencana investasi properti anda. Contohnya diawal tahun anda menginginkan rumah dengan 2 kamar tidur,
namun ketika anda mengetahui bahwa anda akan memiliki anak, bisa jadi anda membutuhkan rumah dengan kamar yang
lebih banyak.
4. Perubahan rencana pensiun
Perubahan kondisi anda, seperti menikahkan
anak, memiliki cucu, perceraian, dan lain-lain mungkin akan merubah rencana
pensiun anda. Perubahan rencana pensiun akan merubah tujuan investasi anda, dan
tentunya merubah kebutuhan dana yang anda inginkan. Buatlah tujuan investasi yang
baru dan sesuaikanlah portfolio anda.
5. Perubahan kebutuhan asuransi dan perubahan
ahli waris
Asuransi merupakan proteksi atas ketidakpastian
risiko yang dapat terjadi pada diri anda, seperti risiko meninggal, atau sakit
keras. Ketidakpastian risiko ini dapat
muncul sewaktu-waktu tanpa kita ketahui, karenanya menganalisa kebutuhan
asuransi anda secara rutin dapat melindungi keluarga anda dari hal yang tidak
diinginkan, seperti penurunan kemampuan biaya hidup.
Kebutuhan asuransi anda akan berubah
seiring dengan kondisi anda, Contohnya bila jumlah anggota keluarga anda bertambah,
maka kebutuhan biaya hidup akan meningkat. Hal ini berarti nilai perlindungan
anda harus ditambahkan untuk memastikan keluarga anda dapat terlindungi. Penambahan
asuransi akan merubah komposisi portfolio investasi anda.
Selain meninjau ulang kebutuhan asuransi,
perlu juga untuk meninjau ulang ahli waris. Perubahan kondisi anda seperti
status pernikahan, kelahiran anak atau meninggalnya salah satu anggota keluarga
dapat membuat anda harus melakukan perubahan ahli waris. Hal ini dilakukan
untuk menjamin ahli waris yang berhak tetap dapat menerima manfaat asuransi.
Untuk meninjau ulang
portofolio investasi memang membutuhkan waktu dan pertimbangan yang mendalam,
namun hal ini dapat membantu anda mencapai tujuan investasi yang anda inginkan.
0 comments